Pandangan Ustadz Felix Siauw Terhadap Program Nasional Wakaf Dari Pemerintah
Oleh Zona, 29 Jan 2021
Pemerintahan Jokowi resmi meluncurkan program nasional wakaf, sangat berbanding terbalik dengan perlakuan rezim terhadap muslim di Indonesia yang seperti sangat dilarang untuk mengkritik pemerintahan. Tetapi mengapa sistem dalam Islam mereka terapkan? Apa sebenarnya tujuan sebenarnya?
Berikut ini pandangan Ustadz Felix Siauw terhadap program wakaf pemerintah tersebut;
Zaman now, kita diminta wakaf uang, sementara iman-nya nggak didahulukan. Lebih parah lagi, Islam dijadikan tertuduh, perilakunya Islamophobia, kriminalisasi ulama telanjang terjadi depan mata kita, ketidakadilan jadi tontonan sehari-hari, dana sosial dikorupsi. Di tengah-tengah itu tanpa malu meminta, "Ayo wakaf uang!". What?
Padahal, andaikan pemimpin mencontohkan kepedulian terhadap agama terutama Islam di Indonesia, meyakinkan bahwa kesemuanya ini adalah bagian untuk menegakkan agama, dan memberikan kebaikan bagi semuanya. Saya yakin tanpa perlu meminta saja, rakyat sudah pasti akan inisiatif membantu dan mengumpulkan segenap kekuatan. Tidak seperti sekarang yang seperti memaksakan meminta kepada rakyat (Umat Islam).
Atau, andaikan, yang meminta wakaf uang itu adalah "Dia yang sekarang terdzalimi di penjara", kira-kira apalah kaum Muslim rela memberikannya? Tidak akan diragukan lagi, pasti jawabannya “Ya”
Harusnya pemerintah introspeksi. Face it, admit it, trust is the problem. Jangan Islam dibully, yang nista Islam didiamkan, yang hina Islam bebas berkeliaran, sementara ulama dipenjarakan, dikatakan radikal, intoleran, syariat ditolak, khilafah dimonsterisasi. Giliran urusan duit, mintanya juga dari wakaf (Umat Islam) apa tidak malu?
Padahal taipan-taipan uangnya banyak, kenapa tak diminta buat Indonesia? Kita sudah tau jawabnya. Dan sejarah memberitahu, adalah kaum Muslim, yang paling peduli negerinya. Yang bukan hanya korbankan harta, tapi juga nyawa, andai diperlukan melindungi negeri yang menjamin tegaknya agama mereka.
Bahkan para pejabat di negara ini pun sudah sangat berlimpah harta, kenapa tidak meminta kepada mereka para oarang kaya? Lalu untuk apa ada bantuan sosial untuk masyrakat, itu pun sangat tidak merata dan hanya orang-orang tertentu saja yang bisa mendapatkannya.
Artikel Terkait
Artikel Lainnya