hijab.id

Pahlawan Nasional dari Bali yang Ikut Berjasa Mengusir Penjajah

4 Sep 2020  |  76x | Ditulis oleh : Miao
Pahlawan Nasional dari Bali yang Ikut Berjasa Mengusir Penjajah

Pulau Bali, adalah salah satu pulau yang terkenal akan kebudayaan, keindahan alam dan pantainya. Selain memiliki keindahan alam yang luar biasa dan disukai oleh banyak wisatawan kelas dunia, Pulau Bali juga memiliki banyak pahlawan nasional dengan jasa yang besar dalam ikut membantu merebut kemerdekaan. JAS MERAH atau jangan sampai melupakan sejarah.

Oleh karena itu, sebaiknya kita mengetahui siapa saja sih pahlawan nasional dari Bali yang berjasa besar tersebut. Berikut ini ulasannya

1. I Gusti Ketut Jelantik

Yang pertama adalah I Gusti Ketut Jelantik, seorang pahlawan yang berasal dari Karangasem. Beliau adalah patih dari kerajaan Buleleng yang ikut berperan dalam perang Jagaraga. Perang ini berlangsung di Bali pada tahun 1849. Penyebab peperangan ini adalah ketika Belanda ingin membatalkan serta menghapuskan hak tawan karang yang ada di Bali. Hak tawan karang sendiri merupakan sebuah perjanjian dimana Raja yang ada di Bali memiliki hal untuk mengambil kapal yang kandas di perairan Bali. Seluruh isinya pun akan menjadi hak milik Raja Bali.

2. Kolonel TNI Anm I gusti Ngurah Rai

Mendengar nama I Gusti Ngurah Rai pasti sudah tak asing lagi untuk Anda, karena nama salah satu pahlawan dari Bali ini digunakan sebagai nama bandara internasional yang ada di Bali. Dalam pertempuran Puputan Margarana, beliau memimpin pasukan yang diberi nama Ciung Wanara. I gusti Ngurah Rai wafat ketika dirinya berusia 29 tahun di Tabanan, Bali. Ketika wafat, dirinya pun diberikan sebuah penghargaan Bintang Mahaputera serta mendapatkan kenaikan pangkat sebagai Brigjen TNI Anumerta.

3. Mr. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung

Pahlawan nasional dari Bali ini lahir di Gianyar tanggal 24 Juli tahun 1921. Beliau sendiri merupakan ahli politik dan juga sejarah. Bahkan, beliau juga menjadi seorang Raja Gianyar untuk menggantikan posisi sang ayah kala itu. Selain beragam jabatan tersebut, beliau juga menjadi Menteri Masalah-Masalah mengenai kemasyarakatan di Kabinet Persatuan Nasional. Pahlawan nasional ini mendapatkan gelar pendidikan Sarjana Strata 1 di Jakarta serta memperoleh gelar doctor di Universitas Utrecht di Belanda. Gelar pendidikan ini diperolehnya dalam bidang Sejarah. Beliau pun pernah mendapatkan sederet jabatan lainnya seperti menjadi Duta Besar RI untuk Belgia sebelum akhirnya wafat di usia 77 tahun.

4. Untung Suropati

Pahlawan Nasional dari Bali selanjutnya adalah Untung Suropati. Beliau sebenarnya adalah seorang rakyat biasa yang lahir di tahun 1660 dan juga menjadi budak VOC pada masa itu. Kemudian, dirinya ditemukan oleh perwira VOC yang bernama Kapten van Beber dimana kemudian dijual kepada Perwira Moor. Nama Untung ternyata disematkan karena perwira selalu mendapatkan keberuntungan jika ada di dekatnya. Saat Untung Suropati muda berusia 20 tahun, dirinya menjalin sebuah hubungan spesial dengan Suzane yang merupakan anak perempuan perwira tersebut. Karena inilah, Untung kemudian dimasukkan ke dalam penjara. Yang menarik adalah dirinya justru mengumpulkan para tahanan dan memimpin mereka untuk kabur. Singkat cerita, Untung Suropati wafat di tahun 1706 ketika dirinya ikut terlibat dalam pertempuran di Benteng Bangli.

5. I Gusti Ngurah Made Agung

Selanjutnya adalah I Gusti Ngurah Made Agung. Beliau lahir di tahun 1876 dan kemudian wafat di tahun 1906. Beliau sendiri bukan orang sembarangan karena menjadi Raja di Puri Agung – Denpasar, Bali. Semangat beliau untuk terus melawan penjajah tanpa mengenal lelah adalah hal yang patut kita kagumi. Beliau sendiri naik tahta di tahun 1902 untuk menjadi Raja ke VII Kerajaan Badung di daerah Denpasar. Yang menarik, I Gusti Ngurah Made Agung ternyata adalah sastrawan dengan karya yang digunakan untuk membangkitkan semangat Rakyat Bali untuk melawan pemerintahan Hindia Belanda pada waktu itu. Bahkan, beliau sendirilah yang turun tangan untuk memimpin perang melawan Belanda di tahun 1906 tepatnya pada tanggal 20 September. Peristiwa ini dikenal dengan nama Puputan Badung. Oleh karena itu, I Gusti Ngurah Made Agung menjadi seorang Pahlawan Nasional dari Bali ke 5 saat ini.

Dengan melihat perjuangan pahlawan nasional dari Bali seperti yang disebutkan diatas, tentunya membuat kita terenyuh. Banyak dari mereka yang harus wafat di usia muda untuk membela tanah kelahirannya. Semoga kita semua bisa memetik pelajaran berharga dari sejarah ini.

Baca Juga:
4 Hal Ini Menentukan Kesuksesan Anda dalam Menjalin Cinta

4 Hal Ini Menentukan Kesuksesan Anda dalam Menjalin Cinta

Tips      

31 Okt 2020 | 20


Aghil - Samantha Joel, peneliti dari Amerika Serikat menemukan empat hal yang mempengaruhi kebahagiaan seseorang. Dalam penelitiannya, ia menganalisis data dari 11.000 pasangan untuk ...

satu

satu

Fashion      

23 jam lalu | 2


...

6 Manfaat Media Pembelajaran, Wajib Diketahui Demi Pencapaian Optimal

6 Manfaat Media Pembelajaran, Wajib Diketahui Demi Pencapaian Optimal

Ulasan      

2 Jul 2020 | 126


Media pembelajaran dewasa ini semakin digencarkan pada ranah pendidikan. Media semakin disadari betapa pentingnya sebagai sarana pendukung pembelajaran. Media memberikan manfaat yang luar ...

Cara Baru Beriklan Dengan Aplikasi Soorvei

Cara Baru Beriklan Dengan Aplikasi Soorvei

Tekno      

1 Okt 2020 | 37


Total belanja iklan nasional tahun 2018 mencapai 145T, sedangkan tahun 2019 mencapai 181T. Meskipun pada tahun 2020 belanja iklan dipastikan turun karena pandemic covid-19 menarik bahwa ...

Den JC Penipu

Den JC Penipu

Ulasan      

9 Nov 2020 | 16


...

4 Trik Mudah Agar Bahan Makanan Lebih Tahan Lama

4 Trik Mudah Agar Bahan Makanan Lebih Tahan Lama

Kuliner      

19 Okt 2020 | 26


Aghil - Belanja bulanan menjadi sebuah kegiatan yang perlu dilakukan. Terlebih lagi pada masa pandemi saat ini, menggunakan konsep belanja bulanan akan mengurangi kegiatan kita di luar ...